CARI TAHU SIAPA
DIRIMU
Kebodohan yang sama terus terulang, ya inilah potret seorang
remaja yang bingung menentukan arahnya disaat remaja-remaja seusianya sudah
tahu kemana mereka akan pergi dan sedang sibuk menyipkan tangga demi tangga
untuk mencapai ke mimpinya.
Sama hal dengan seorang yang tersesat di sebuah kota, entah
harus mengambil jalan ke kiri atau ke kanan.. semuanya sangat membingungkan,
padahal saya termasuk dalam orag yang berpendidikan yang harusnya mampu
menyelesaikan masalah atau pertanyaan-pertanyaan yang berkecamuk dalam diri..
namun itulah saya, mahasiswa bodoh yang siklus fikirannya tak kunjung ada
akhir, masalah yang sepele terlalu dianggap jadi beban..
Mungkin kalian akan bertanya; “sebenarnya apa sih masalah
nya?!” , yap, seperti yang saya bilang diatas, masalah ini hanya masalah kecil,
hanya “sebuah pertanyaan-pertanyaan kecil yang menuntut akan sebuah jawaban
dari berbagai pengetahuan dan keyakinan yang selama ini saya konsumsi.
Tentang agama, akademik di perkuliahan, organisasi yang
geluti, sampai pergaulan terhadap teman dan sekitar.. ini semua menimbulakn
pertanyaan yang menuntut jawaban.. contohnya, jika saya kuliah, apa sebenarnya
tujuan saya kuliah? Apakah haynya utk mendapatkan perkerjaan, atau hanya untuk
mengikuti kemauan orang tua, atau yang lainnya.. yah, tak usah dibilang lagi,
memang sangat sepele sekalai pertanyaan nya, dan mungkin kalian sudah punya
jawan atas pertanyaan tersebut..
Tapi satu hal yang perlu kalia ketahui dan mungkin ini akan
menjadi dasar pemikiran untuk kita semua, “janganlah pernah menjadi seorang
yang Taklid , mengikuti tanpa tahu apa dasarnya” jika kalian makan,
kenapa kalian harus makan? Jika kalian tidur, kenapa kalian harus menutup kedua
mata setiap malam dan terbangun ketika fajar menjelang? Ini semua mungkin sudah
menjadi kebiasaan dan tidak perlu dipertanyakan.
Sebgai penutup, akankah saya (mahasiswa bodoh) bisa menjadi
pribadi yang bertanggung jawab? Bertanggung jawab atas semua pertanyaa hati
kecil saya, bertanggung jawab atas segala tindakan saya, dan bertanggung jawab
atas waktu yang saya gunakan selama ini, karna sebatas yang saya tahu, segala
sesuatu tidak ada yang geratis, oksigen yang kita hirup, tanah yang kita pijak,
semuanya akan di minta pertanggung jawabannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar