Minggu, 26 April 2015

CARI TAHU SIAPA DIRIMU

Kebodohan yang sama terus terulang, ya inilah potret seorang remaja yang bingung menentukan arahnya disaat remaja-remaja seusianya sudah tahu kemana mereka akan pergi dan sedang sibuk menyipkan tangga demi tangga untuk mencapai ke mimpinya.

Sama hal dengan seorang yang tersesat di sebuah kota, entah harus mengambil jalan ke kiri atau ke kanan.. semuanya sangat membingungkan, padahal saya termasuk dalam orag yang berpendidikan yang harusnya mampu menyelesaikan masalah atau pertanyaan-pertanyaan yang berkecamuk dalam diri.. namun itulah saya, mahasiswa bodoh yang siklus fikirannya tak kunjung ada akhir, masalah yang sepele terlalu dianggap jadi beban..

Mungkin kalian akan bertanya; “sebenarnya apa sih masalah nya?!” , yap, seperti yang saya bilang diatas, masalah ini hanya masalah kecil, hanya “sebuah pertanyaan-pertanyaan kecil yang menuntut akan sebuah jawaban dari berbagai pengetahuan dan keyakinan yang selama ini saya konsumsi.
Tentang agama, akademik di perkuliahan, organisasi yang geluti, sampai pergaulan terhadap teman dan sekitar.. ini semua menimbulakn pertanyaan yang menuntut jawaban.. contohnya, jika saya kuliah, apa sebenarnya tujuan saya kuliah? Apakah haynya utk mendapatkan perkerjaan, atau hanya untuk mengikuti kemauan orang tua, atau yang lainnya.. yah, tak usah dibilang lagi, memang sangat sepele sekalai pertanyaan nya, dan mungkin kalian sudah punya jawan atas pertanyaan tersebut..

Tapi satu hal yang perlu kalia ketahui dan mungkin ini akan menjadi dasar pemikiran untuk kita semua, “janganlah pernah menjadi seorang yang Taklid , mengikuti tanpa tahu apa dasarnya” jika kalian makan, kenapa kalian harus makan? Jika kalian tidur, kenapa kalian harus menutup kedua mata setiap malam dan terbangun ketika fajar menjelang? Ini semua mungkin sudah menjadi kebiasaan dan tidak perlu dipertanyakan.


Sebgai penutup, akankah saya (mahasiswa bodoh) bisa menjadi pribadi yang bertanggung jawab? Bertanggung jawab atas semua pertanyaa hati kecil saya, bertanggung jawab atas segala tindakan saya, dan bertanggung jawab atas waktu yang saya gunakan selama ini, karna sebatas yang saya tahu, segala sesuatu tidak ada yang geratis, oksigen yang kita hirup, tanah yang kita pijak, semuanya akan di minta pertanggung jawabannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar